rss
twitter
  •  

Creating My First NodeJs on Linux Ubuntu Studio 10

| Posted in Linux, NodeJs |

0

Installing NodeJs

Dari linux terminal kita install dulu file2 dependency yang dibutuhkan oleh NodeJs
sudo apt-get install g++ curl libssl-dev apache2-utils

Install git yang diperlukan untuk mendownload source NodeJs, code yang disini hanya meng install file mandatory nya saja untuk complete git installation
sudo apt-get install git-core

Download source NodeJs, otomatis akan membuat folder “node” di directory sekarang yang sedang aktif
git clone git://github.com/ry/node.git

Install NodeJs dari source, proses ini cukup memakan waktu karena akan meng configure, compile lalu install
cd node
./configure
make
sudo make install

Pengecekan hasil install NodeJs

Untuk pengecekan coba lihat versi dari NodeJs dan buka manualnya
node -v
man node

Running test NodeJs dari command line

buka node command line, kemudian lihat help nya,
node
.help

testing code, ini seperti menjalankan irb kalau di Ruby
1 + 1;
a = 4 + 4;
console.log("hasilnya adalah: " + a);

untuk keluar dari node command line
.exit


Creating Simple NodeJs Application

buat file dengan editor yang disukai, isi dengan sample code dibawah kemudian simpan dengan nama “hello.js”
var sys = require("sys");
sys.puts("Hello World");

kembali ke linux terminal untuk mengeksekusi code nya dari folder dimana file tersebut disimpan
node hello.js


Creating Simple NodeJs Module

buat file module dengan nama hellomodule.js, isi dengan
var sys = require("sys");
module.exports = function Hello(name) {
sys.puts("Hello " + name);
}

kemudian buat lagi satu file “hellotest.js” yang akan memanggil module tersebut
var hello = require("hellomodule");
hello("NodeJs");

kembali ke linux terminal untuk mengeksekusi code nya dari folder dimana file tersebut disimpan
node hellotest.js


Sample NodeJs untuk men translate dari bahasa inggris ke bahasa indonesia menggunakan google API

code ini akan merubah kalimat “Stay foolish, stay hungry” dari bahasa inggris ke indonesia menggunakan google translate API

var http = require('http');

var url = ('ajax.googleapis.com')
var google = http.createClient(80, url);

var text = "Stay foolish, stay hungry!";
var requestUrl = '/ajax/services/language/translate?v=1.0&q=' +
                 escape(text) + '&langpair=en%7Cid'

var request = google.request('GET', requestUrl,
                 {"host": "ajax.googleapis.com"});

request.end();

request.addListener('response',
    function (response) {
  	var body = '';
 	response.addListener('data', function (chunk) {
            body += chunk;
    });

    response.addListener("end", function() {
        var jsonData = JSON.parse(body);
	console.log(jsonData.responseData.translatedText);
    })
});

Installing Ruby on Ubuntu Linux Studio 10.04

| Posted in Linux, Ruby |

0

Hari ini saya baru memulai belajar Ruby programming karena melihat perkembangan yang cukup pesat terutama di luar negri seperti di USA dan Eropa. Latar belakang saya adalah programmer untuk product Microsoft .Net / C# namun sama seperti programmer2 yang terbiasa menggunakan OOP dengan Static Language seperti .Net dan Java, telah merasakan pemrograman menjadi kaku dan sulit karena itulah ingin mencoba OOP / Dynamic Language seperti Python / Ruby.

Pelajaran pertama saya dari Ruby tentu saja adalah instalasinya. Cara mudah menginstal ruby adalah menggunakan Synaptic Package Manager (Menu -> System -> Administration) kemudian search Ruby maka akan muncul banyak file2 yang berkaitan dengan Ruby tinggal dipilh package apa saja yang ingin di-install.

Untuk meng-install manual melalui Command Line sebelumnya haruslah men-download Ruby dari http://www.ruby-lang.org kemudian pilih versi yang ingin di install (versi terakhir saat saya menulis adalah 1.9.2).

Buka Menu -> Accessories -> Terminal, ketik su enter agar menjalankan sebagai super user sehingga tidak perlu memasukkan password berulang kali. Langkah berikutnya adalah mengcopy file download tersebut ke folder yang akan di install, kemudian extract zip filenya.
su
tar xzvf ruby-1.9.2-p136.tar.gz

Bila telah ter extract maka bisa dilihat dengan menggunakan perintah ls ada folder baru dengan nama ruby-versinya? Kemudian buat Makefile dengan perintah ./configure selanjutnya jalankan proses compile setup dengan mengetik make (proses ini akan memakan waktu yang cukup lama)
./configure
make

Setelah akhirnya berhasil membuat file setup sekarang tinggal eksekusi saja
sudo make install

Untuk memastikan apakah benar2 telah terinstal bisa menggunakan perintah ruby –version untuk melihat versi ruby yang telah terinstal.
ruby --version

Saya menemukan ada bug pada saat instalasi ruby 192 yaitu ruby gems tidak terinstal dengan sempurna karena tidak terinstalnya secara default zlib pada linux ubuntu Lucid 10.04, untuk melihat versi ubuntu:
cat /etc/lsb-release

Install zlib secara manual (saat ini saya menginstal ruby versi ruby-1.9.2-p136)
cd ruby-1.9.2-p136/ext/zlib
ruby extconf.rb
make
sudo make install

Installing Python Module for Apache2 on Ubuntu Linux

| Posted in Apache, Linux, Python |

0

Tutorial ini akan membahas cara-cara untuk menginstall python module untuk apache2 secara step by step agar dapat menjalankan python untuk web. Ubuntu Linux yang saya gunakan saat ini adalah versi Ubuntu Studio 10, sebenarnya versi ini dirancang untuk para music/movie maker namun saya yakin cara ini bisa digunakan juga untuk semua linux turunan dari Debian Linux.

Apabila anda Apache2 telah terinstall dikomputer anda lewati saja bagian ini, apabila belum anda diharuskan menginstall Apache2 bisa lihat di blog saya yang terdahulu cara-cara menginstall Apache2 di Ubuntu.

From a command shell, run the following commands:

Pertama tentunya kita harus menginstall Python terlebih dahulu (lewati bagian ini bila python telah terinstal dikomputer anda)
sudo apt-get install python

kemudian kita harus menginstall Python module untuk Apache2, module ini tidak otomatis terinstall pada saat menginstal Python atau Apache2.
sudo apt-get install libapache2-mod-python

sekarang anda harus membuka folder “/etc/apache2/mods-available/” dan buka file mod_python.load atau buat baru bila belum ada, pada saat saya menginstall python module saya tidak dapat menemukan file tersebut, mungkin anda akan mengalami hal yang sama namun itu bisa mudah diatasi dengan membuat sendiri file tersebut.
cd /etc/apache2/mods-enabled/
sudo gedit mod_python.load

Isi file mod_python.load:
LoadModule python_module /usr/lib/apache2/modules/mod_python.so

agar module tersebut bisa digunakan (enable), buatlah link ke python module tersebut didalam folder “mods-enabled”
cd /etc/apache2/mods-enabled/
sudo ln -s ../mods-available/mod_python.load mod_python.load

sekarang ada 2 pilihan apakah anda ingin python module bisa berjalan (1) diseluruh directory server atau (2) hanya di directory tertentu saja?

(1) jika ingin python bisa berjalan secara global di directory server, maka buka file “default” yang berada di folder “/etc/apache2/sites-available/”
cd /etc/apache2/sites-available/
sudo gedit default

kemudian didalam element “<Directory /var/www/>” tambahkan dengan
AddHandler mod_python .py
PythonHandler mod_python.publisher
PythonDebug On

(2) jika ingin python berjalan di directory tertentu saja (ini yang saya pilih karena saya gunakan python hanya untuk develop saja), maka buka file “alias” yang berada di “/etc/apache2/conf.d”
cd /etc/apache2/conf.d/
sudo gedit alias

kemudian tambahkan atau ubah isinya dengan:
nama_directory_alias_anda bisa diganti sesuai alias yang anda inginkan misal anda ganti dengan “/python” maka urlnya nanti akan menjadi “http://localhost/python/test.py”
nama_folder_anda adalah tempat anda menaruh file2 python anda contoh kalau saya letakkan di “/home/ito/inetpy”

Alias nama_directory_alias_anda “nama_folder_anda”

<Directory "nama_folder_anda">
  Options Indexes FollowSymLinks
  AllowOverride All
  Order allow,deny
  Allow from all

  AddHandler mod_python .py
  PythonHandler mod_python.publisher
  PythonDebug On
</Directory>



setelah banyak melakukan perubahan diatas kita harus restart apache nya agar bisa meng update perubahan terakhir
sudo /etc/init.d/apache2 restart

wuih akhirnya sekarang tinggal kita buat file “test.py” di directory yang telah anda tentukan untuk pengecekan apakah instalasi kita berhasil
sudo gedit /home/ito/inetpy/test.py

isi dengan:

def index(req):
  req.write("Hello World!")



harap2 cemas buka browser kemudian goto “http://localhost/python/test.py”

GOOD LUCK

Creating my first Git project using apt-get install on Ubuntu Linux

| Posted in Linux |

5

Bagi yang mungkin belum mengetahui, Git adalah source code management tool untuk mendevelop software dalam suatu developer team dan untuk men tracking perubahan2 yang terjadi dari sorce code tersebut. Git bersifat opensource dan free yang kemungkinan akan menggantikan CVS atau SVN.

Pada saat ini Git belumlah ter install secara default pada ubuntu linux 8.10 interpid ibex, namun seperti biasa instalasi melalui internet amatlah mudah, dengan menggunakan apt-get kita bisa men download dan meng install Git.

Pada Debian dan Ubuntu system, Git dibagi menjadi beberapa package yang tiap2 package bisa di install secara independent tergantung kebutuhan kita. berikut adalah beberapa Git package:

git-core
adalah primary package yang harus di install
git-doc
dokumentasi / manual cara penggunaan Git
git-arch, git-cvs, git-svn
package untuk mentransfer Git dari atau ke Arch/CVS/SVN
git-gui, gitk, gitweb
package application untuk versi graphical berbasis Tcl/Tk dan Perl untuk versi web
git-email
adalah komponen package yang penting apabila ingin mengirim Git patches melalui email
git-daemon-run
apabila kita ingin men share repositories kita untuk anonymous download, umumnya untuk opensource kita harus install package yang satu ini

Ingat proses instalasi di Ubuntu Linux melalui shell menggunakan apt-get install, harus terhubung dengan internet sebelumnya.

Dibawah ini adalah perintah untuk men dowload dan install Git dengan pilihan package git-core, git-doc, gitweb, git-gui gitk git-email git-svn. Sesuaikan dengan package yang dibutuhkan misal: apabila tidak membutuhkan integrasi dengan svn maka git-svn bisa dihapus.
sudo apt-get install git-core git-doc gitweb git-gui gitk git-email git-svn

Git telah terinstal! sekarang test melalui linux shell ketik git<enter> maka akan tampil git command helper, untuk melihat sub commands ketik git help –all<enter>. Untuk menampilkan versi Git yang telah ter install ketik git –version<enter>.

Buatlah directory untuk file2 source code dengan perintah mkdir, kemudian masuk kedalam directory tersebut dengan command cd, lanjutkan dengan proses inisialisasi Git menggunakan command git init, ingat gunakan perintah tersebut dari dalam directory yang akan dijadikan sumber.

oke mudah bukan?

How to change network card MAC Address on Ubuntu Linux

| Posted in Linux |

0

Kadang kita perlu merubah nomor MAC address dari network card, misalnya untuk men-sharing akses internet bagi yang menggunakan FastNet atau untuk mendownload dari rapidshare tanpa menunggu dulu selama 15 menit

Open Linux terminal and start typing.

Matikan ethernet card, contoh eth0 bisa diganti sesuai dengan konfigurasi anda, apabila anda hanya menggunakan satu network card maka defaultnya adalah eth0.
sudo ifconfig eth0 down

kemudian rubah address nya, ganti xx:xx:xx:xx:xx sesuai dengan yang dikehendaki
sudo ifconfig eth0 hw ether xx:xx:xx:xx:xx

aktifkan kembali ethernet card nya
sudo ifconfig eth0 up

restart networking nya supaya perubahannya bisa berlaku
sudo /etc/init.d/networking restart

kalau internetnya belum konek jalankan dhclient untuk mendapatkan IP dari DHCP server
sudo /sbin/dhclient

agar perintah tersebut selalu dijalankan pada saat boot, simpanlah didalam file shell bootmisc.sh
sudo gedit /etc/init.d/bootmisc.sh

letakkan kursor diposisi paling bawah kemudian paste kode2 diatas
ifconfig eth0 down
ifconfig eth0 hw ether xx:xx:xx:xx:x
ifconfig eth0 up
/etc/init.d/networking restart
/sbin/dhclient
/sbin/dhclient3

Semoga berhasil